Jumat, 30 Mei 2014

Kutipan Para Paus dan Kardinal Tentang Keutamaan Bahasa Latin Dalam Gereja Katolik




 

"Misa Latin Tradisional tidak berubah secara virtual sejak abad ke-3"
 John Henry Cardinal Newman, "Callistus

Gereja, tepatnya karena ia merangkul semua bangsa dan bertujuan untuk bertahan hingga akhir jaman.... secara kodratnya membutuhkan sebuah bahasa yang universal, abadi dan non-vernakular
 Paus Pius XI, Officiorum Omnium, 1922

Hari dimana Gereja meninggalkan lidah universalnya [Latin] adalah hari sebelum ia [Gereja] kembali ke dalam Katakombe
Paus Pius XII

Penggunaan Bahasa Latin yang berlaku di sebagian besar Gereja mengusahakan secara sekaligus tanda persatuan yang menentukan dan penjaga efektif melawan korupsi doktrin sejati
Paus Pius XII, Mediator Dei, 1947, Bag. 60

Latin adalah bahasa abadi dari Gereja Barat
Paus Yohanes XXIII

Gereja Katolik memiliki martabat yang jauh melebihi setiap komunitas manusia, karena ia [Gereja] didirikan oleh Kristus Tuhan kita, Hal ini sama sekali cocok, bahwa, bahasa yang digunakannya seharusnya mulia, megah, dan non-vernakular
--Paus Yohanes XXIII, Veterum Sapientia, 22 Februari 1962


Kami juga, didorong oleh alasan-alasan yang paling meyakinkan….. sangat bertujuan untuk secara penuh mengembalikan Bahasa ini [Latin] pada posisi kehormatan dan untuk melakukan segala sesuatu yang Kami bisa untuk mempromosikan pembelajaran dan penggunaannya. Penggunaan Bahasa Latin akhir-akhir ini ditentang di beberapa tempat, dan banyak yang bertanya apakah pemikiran Takhta Apostolik dalam masalah ini. Kami telah memutuskan untuk mengeluarkan arahan tepat waktu yang terkandung dalam dokumen ini, untuk memastikan bahwa pemakaian Bahasa Latin yang kuno dan berkesinambungan tetap dijaga, dan kalau perlu, dikembalikan.
Paus Yohanes XXIII, Veterum Sapientia, Bab. 13

22 Februari 1962


Penggunaan Bahasa Latin…. harus dipertahankan dalam ritus-ritus Latin
Konsili Vatikan II, Sacrosanctum Concilium
(Konstitusi tentang Liturgi Suci), para. 36.1


Sesuai dengan tradisi Latin sejak dahulu kala, Bahasa Latin harus dipertahankan oleh klerus dalam Ibadat Harian
Konsili Vatikan II, Sacrosanctum Concilium
(Konstitusi tentang Liturgi Suci)


Jika Gereja adalah tetap sebagai Gereja Katolik, sangat penting untuk menjaga Bahasa universal
Cardinal Heenan (1967)

Bahasa Latin  pasti layak untuk dipertahankan dengan perhatian yang besar daripada dicemooh; untuk Gereja Latin adalah sumber yang paling melimpah akan peradaban Kristiani dan harta kekayaan akan kesalehan…. Kami tidak harus memegang dalam kerendahan diri  tradisi-tradisi dari bapamu itu, yang merupakan kejayaanmu selama berabad-abad.
Pope Paul VI, Sacrificium Laudis, August 15, 1966, Epistle to Superiors General of Clerical Religious Institutes Bound to Choir, on the Celebration of the Divine Office in Latin

 Kami tidak dapat mengizinkan sesuatu yang dapat menyebabkan kejatuhanmu, yang dapat menjadi sumber dari kehilangan serius bagimu, dan dapat dengan pasti  menimpa Gereja Allah dengan penyakit dan kesedihan…. Gereja yang sama memberimu mandate untuk menjaga martabat tradisional, keindahan, dan daya tarik dari paduan suara, baik dalam bahasanya [Latin] dan kidung-kidungnya…. Taatilah perintah untuk mencintai dengan sungguh-sungguh kebiasaan kuno-mu.
Pope Paul VI, Sacrificium Laudis, August 15, 1966,

Epistle to Superiors General of Clerical Religious Institutes Bound to Choir, on the Celebration of the Divine Office in Latin


Kami mengalamatkan terutama kepada kaum muda. Dalam suatu masa ketika di beberapa daerah, seperti yang kamu tahu, dimana Bahasa Latin dan nilai-nilai manusia kurang diapresiasi, kamu harus menerima dengan sukacita warisan dari Bahasa yang Gereja angkat dalam penghargaan yang tinggi dan harus, dengan energy, untuk membuatnya berbuah. Kata-kata Cicero yang terkenal,” Sangat tidak istimewa untuk mengenal Latin, sama seperti sebuah aib untuk tidak mengenalnya” [Non tam praeclarum est scire Latine, quam turpe nescire (Brutus, xxxvii.140)] dalam beberapa hal ditujukan kepadamu. Kami mendorong kamu semua untuk mengangkat tinggi-tinggi obor Latin yang bahkan pada hari ini adalah sebuah ikatan persatuan diantara orang-orang dari berbagai bangsa.
Paus Yohanes Paulus II, 1978


Namun, ada juga beberapa orang yang, telah dididik dalam dasar liturgy lama dalam Bahasa Latin, mengalami kekurangan pengalaman akan Bahasa yang satu ini, yang mana telah menjadi ekspresi persatuan Gereja diseluruh dunia dan melalui karakternya yang bermartabat menimbulkan sebuah kesan yang mendalam akan Misteri Ekaristi. Oleh karena itu pentinglah untuk menunjukkan tidak hanya pemahaman tapi juga penghormatan yang penuh akan sentiment-sentimen dan keinginan-keinginan tersebut. Sejauh mungkin sentiment-sentimen dan keinginan-keinginan tersebut diakomodasi, seperti yang tersedia dalam disposisi yang baru. Gereha Roma  memiliki kewajiban khusus terhadap Bahasa Latin, Bahasa Romawi Kuno yang megah, dan ia [Gereja[ harus mewujudkannya ketika ada kesempatan
Paus Yohanes Paulus II, Dominicae Cenae

24 Februari, 1980, bag, 10



Sumber:
http://www.stpeterslist.com/7383/14-quotes-on-latin-in-the-church-by-sources-youd-might-not-expect/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar